Jadwal Terbaru Pelaksanaan Seleksi SKB Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019

Rekrutmen CPNS atau calon pegawai negeri sipil formasi tahun 2019 sempat mengalami beberapa penundaan terkait wabah Corona yang menyerang di Indonesia. Pasca selesainya tes SKD yang berlangsung awal tahun lalu, banyak peserta tes digantung nasibnya dengan keputusan kelanjutan tes SKB yang belum jelas.

jadwal skb 2020, pengumuman hasil skb, daftar ulang skb cpns 2020

Dikutip dari surat edaran, BKN sudah mempublikasikan jadwal jadwal tes SKB CPNS formasi 2019 di tahun 2020 ini, Berikut adalah Jadwal Terbaru Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019.

Berdasarkan surat Menteri Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: B/611/M.SM.01.00/2020 tanggal 16 Juli 2020 perihal: rencana pelaksanaan SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019, bersama ini disampaikan jadwal seleksi penerimaan CPNS Formasi tahun 2019 yaitu :

Jadwal Pelaksanaan SKB dan Pengumuman Seleksi CPNS Tahun 2020 

  1. Verifikasi dan Hasil SKD : 27 - 30 Juli 2020
  2. Pengumuman dan pendaftaran ulang SKB : 1 - 7 Agustus 2020
  3. Penjadwalan SKB : 10 - 14 Agustus 2020
  4. Pengumuman Jadwal Pelaksanaan SKB : 18 Agustus 2020
  5. Pelaksanaan SKB : 1 September - 12 Oktober 2020
  6. Pengolahan hasil SKD dan SKB : 8 - 18 OKtober 2020
  7. Rekon integrasi hasil SKD dan SKB : 19 - 23 Oktober 2020
  8. Penyampaian hasil seleksi : 26 - 28 Oktober 2020
  9. Pengumuman hasil seleksi : 30 Oktober 2020
  10. Usul penetapan NIP : 1 - 30 November 2020

Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para peserta tes seleksi CPNS yang sudah dimulai sejak tahun lalu dan sampai saat ini belum mendapat kepastian terkait kelanjutan tes SKB selanjutnya.

Edaran seleksi SKB CPNS terbaru 2020

Protokol Kesehatan Tes SKB CPNS Tahun 2020

Humas Badan kepegawaian Negara menyebutkan, jika dalam tes SKB nantinya akan menggunakan pola yang hampir sama dengan tes SKD sebelumnya, dimana peserta dijadwalkan melakukan tes secara bergantian. Namun karena di tengah pandemi, peserta diwajibkan memakai masker, membawa hand sanitizer dan melakukan prosedur pemeriksaan suhu tubuh sebelum memulai ujian.

Dalam situasi ditengah pandemi seperti ini, banyak calon peserta bertanya-tanya bagaimana jika saat tes kondisi badan demam dan batuk? Humas BKN menjelaskan peserta dalam kondisi sakit tetap diperbolehkan datang, jika dalam pemeriksaan suhu tubuh masih normal dapat diizinkan mengikuti ujian, namun jika suhu tubuh melebihi batas maka akan diminta istirahat terlebih dahulu sebelum dites lagi suhu tubuhnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel